Monitor adalah sebuah layar yang fungsinya menampilkan gambar, demikian pula dalam instalasi CCTV yang kita pasang. Tugas utama sebuah monitor jelas untuk menampilkan gambar hasil rekaman kamera CCTV yang terpasang.

Kamera CCTV adalah salah satu cara terbaik untuk memonitor dan menangkap semua kegiatan ilegal, seperti mengutil di toko atau supermarket, tawuran, atau perampokan di gudang. Pertanyaanya adalah “Apakah penggunaan kamera CCTV bisa optimal jika anda tidak mempunyai monitor CCTV yang tepat untuk mengawasi gerak gerik aktivitas yang terekam kamera CCTV?”

Monitor merupakan elemen penting dari kamera CCTV. Monitor CCTV berbeda dengan monitor lainnya. Monitor CCTV memiliki resolusi yang berbeda, tersedia monitor warna atau hitam-putih, bahkan kadang dilengkapi oleh audio juga. Jadi untuk mendapatkan sistem keamanan kamera yang bagus, anda tidak hanya melihat spesifikasi dari kamera keamanan, tetapi juga harus memperhatikan monitor dari kamera CCTV.

Jika hanya untuk kebutuhan dasar, Anda dapat menggunakan TV atau layar komputer, namun, untuk tampilan lebih profesional dari kamera CCTV (kualitas gambar yang lebih baik), akan lebih baik menggunakan monitor khusus untuk CCTV.

Bolehkah menggunakan monitor TV untuk CCTV ?

Beberapa orang menggunakan monitor TV untuk merekam seluruh kejadian yang tertangkap di CCTV. Ini mungkin ide yang baik dan relatif hemat jika Anda memang tidak memerlukan gambar yang berkualitas tinggi. Sekedar info, kamera CCTV menggunakan sejumlah ukuran tertentu dari garis horizontal untuk menyajikan gambar. Biasanya kamera CCTV hitam-putih memiliki sekitar 380 garis horizontal, sedangkan kamera CCTV berwarna memiliki sekitar 330 atau lebih garis horizontal. Namun, ada kamera keamanan yang lebih tinggi lagi kualitas serta berbagai macam jenis-jenis kamera CCTV.

Jika Anda menggunakan layar TV untuk menampilkan rekaman yang ada di CCTV, Anda tidak akan mendapatkan gambar yang beresolusi tinggi, karena layar monitor TV tidak cocok sebagai monitor bagi kamera CCTV. Jadi untuk mendapatkan kualitas gambar yang lebih baik, Anda membutuhkan monitor yang lebih baik dan memang dikhususkan untuk kamera CCTV.

Lalu seperti apakah monitor khusus CCTV itu ?

CCTV LCD MONITOR akan menawarkan resolusi lebih baik dibandingkan dengan monitor TV biasa. Jika anda tidak memerlukan resolusi rekaman CCTV yang tinggi, maka Anda bisa gunakan monitor lines 330 atau 400 TV. Akan lebih hemat tentunya, namun jika kualitas gambar sangat penting untuk kebutuhan surveilans Anda, maka yang lebih baik memilih monitor yang dapat menangani 900 atau 1000 horizontal TV lines.

Satu hal lain yang harus dipertimbangkan adalah warna atau B & W LCD. Tentu saja, jika kamera CCTV Anda adalah kamera hitam-putih, maka Anda tidak perlu menggunakan monitor CCTV yang berwarna. Tetapi jika Anda memutuskan untuk menggunakan kamera CCTV berwarna, maka janganlah memilih B & W LCD. Pada dasarnya kamera CCTV hitam putih menghasilkan kualitas gambar yang lebih baik bila dibandingkan dengan kamera CCTV berwarna. Namun, dalam beberapa kasus, kamera CCTV berwarna bisa sangat diandalkan karena lebih detail mengidentifikasi objek.

Beberapa monitor CCTV di buat secara audio built-in. Jadi orang yang duduk di depan monitor tidak hanya bisa melihat apa yang direkam oleh kamera, tetapi juga berbicara dengan orang di dekat pintu. Sebagai contoh, jika seseorang di pintu atau gerbang, Anda dapat melihat orang tersebut dan mengatakan sesuatu kepadanya dengan menggunakan built-in di loudspeaker. Jika kamera keamanan ini berisi audio juga, Anda berdua dapat berbicara satu sama lain dari kejauhan. Ini adalah fitur besar untuk menjaga keamanan wilayah itu.

Terakhir, Anda mungkin membutuhkan monitor yang dapat menangani lebih dari satu kamera pada suatu waktu. Jika Anda menggunakan CCTV untuk perumahan mungkin hanya ada 1 atau 2 CCTV. Namun, untuk perusahaan besar, kemampuan untuk memantau banyak kamera pada saat yang sama sangat penting. Beberapa Monitor CCTV memungkinkan Anda untuk melihat 4 atau bahkan hingga 16 kamera pada saat menggunakan modus split. Jadi sekarang pahamkan bagaimana monitor CCTV tidak kalah pentingnya dengan kamera CCTV.

Dan dari kami sendiri, CCTV Semarang tidak mengharuskan Anda untuk membeli monitor khusus CCTV karena dengan monitor PC ataupun dengan TV pun lebih efisien. Disamping lebih mudah karena mungkin saja Anda sudah memilikinya dirumah, menggunakan TV atau monitor PC tidak membuat Anda merogoh kocek lebih dalam lagi. Artinya tidak perlu pengeluaran tambahan untuk membeli monitor khusus CCTV baru. Kami sengaja tidak menambahkan option monitor ke dalam paket instalasi kami karena kami yakin hal yang lebih sederhana pun bisa memberikan hasil yang maksimal. Tapi semua itu kami kembalikan kepada Anda, lakukan apa saja sesuai keinginan Anda dalam instalasi CCTV jika itu bisa membuat Anda merasa nyaman dan puas, kenapa tidak?

Monitor komputer adalah salah satu jenis soft-copy device, karena keluarannya adalah berupa sinyal elektronik, dalam hal ini berupa gambar yang tampil di layar monitor. Gambar yang tampil adalah hasil pemrosesan data ataupun informasi masukan. Monitor memiliki berbagai ukuran layar seperti layaknya sebuah televisi. Tiap merek dan ukuran monitor memiliki tingkat resolusi yang berbeda. Resolusi ini lah yang akan menentukan ketajaman gambar yang dapat ditampilkan pada layar monitor. Jenis-jenis monitor saat ini sudah sangat beragam, mulai dari bentuk yang besar dengan layar cembung, sampai dengan bentuk yang tipis dengan layar datar (flat)

Terdapat 2 jenis unit layar tampilan yang biasa digunakan untuk komputer yaitu :

  1. Layar monitor berbentuk pipih atau sering disebut monitor Kristal cair (liquid crystal display – LCD), yang kebanyakan digunakan pada komputer notebook, namun saat ini juga sudah dipakai untuk PC.
  2. Jenis LCD biasa, berteknologi model penyinaran belakang (backlit) dan penyinaran samping (sidelit)

Penampil kristal cair (Inggris: liquid crystal display;LCD) adalah suatu jenis media tampilan yang menggunakan kristal cair sebagai penampil utama. LCD sudah digunakan di berbagai bidang misalnya dalam alat-alat elektronik seperti televisi, kalkulator ataupun layar komputer. Kini LCD mendominasi jenis tampilan untuk komputer meja maupun notebook karena membutuhkan daya listrik yang rendah, bentuknya tipis, mengeluarkan sedikit panas, dan memiliki resolusi tinggi.

Pada LCD berwarna semacam monitor, terdapat banyak sekali titik cahaya (piksel) yang terdiri dari satu buah kristal cair sebagai sebuah titik cahaya. Walau disebut sebagai titik cahaya, kristal cair ini tidak memancarkan cahaya sendiri. Sumber cahaya di dalam sebuah perangkat LCD adalah lampu neon berwarna putih di bagian belakang susunan kristal cair tadi.

Titik cahaya yang jumlahnya puluhan ribu bahkan jutaan inilah yang membentuk tampilan citra. Kutubkristal cair yang dilewati arus listrik akan berubah karena pengaruh polarisasi medan magnetik yang timbul dan oleh karenanya akan hanya membiarkan beberapa warna diteruskan sedangkan warna lainnya tersaring.

LCD TFT (thin film transistor) atau matriks aktif, setiap pisel dikendalikan oleh satu transistor.  Film transistor cairan layar kristal tipis (TFT-LCD) adalah varian dari layar kristal cair (LCD) yang menggunakan transistor film tipis (TFT) teknologi untuk meningkatkan kualitas gambar (misalnya, addressability, kontras). TFTLCD adalah salah satu jenis LCD matriks aktif, meskipun semua LCD-layar didasarkan padamatriks aktif TFT mengatasi.

Layar monitor tabung atau disebut CRT (cathode ray tube) bentuknya seperti layar televisi yang digunakan untuk komputer jenis desktop atau PC. Monitor CRT jenisnya monokrom dan warna. Monokrom warna yang paling popular adalah hijau, kuning, dan putih. Setiap piksel terdiri dari satu dot (titik), sehingga memberikan image lebih tajam. Sedangkan monitor warna, warna monitor ditentukan oleh warna fosfor pada layar CRT. Setiap piksel terbentuk dari tiga titik. Monitor monochrome mempunyai fosfor warna tunggal (putih). Monitor warna menggunakan gabungan tiga fosfor berwarna merah, hijau dan biru (Red, Green dan Blue). Gabungan tiga fosfor membentuk satu piksel, maka terdapat tiga pancaran bagi tiga warna yang menembak dengan kekuatan-kekuatan lain untuk membentuk warna-warna yang lain. Secara teori, CRT dan LCD memiliki perbedaan di mana CRT menggunakan elektron yang ditembakkan ke layar sehingga mewarnai menjadi suatu gambar. LCD memiliki cahaya di belakang yang konstan di mana intensitas kecerahan menjadi berbeda karena adanya penutupan/penghalangan dari molekul untuk sinar yang melewati panel.

LED Monitor

Beberapa waktu yang lalu produsen LCD TV mengeluarkan produk baru yang cukup mengesankan yaitu LED TV. Rupa-rupanya produk dengan teknologi LED ( Light Emitting Diode) ini akan segera diikuti juga oleh produsen monitor komputer untuk menggantikan teknologi menggunakan LCD (Liquid Crystal Display). Sebagaimana yang kita ketahui sebelumnya teknologi LCD monitor mengantikan teknologi CRT (Cathode-Ray Tube) monitor yang dianggap boros energi dan kurang ramah lingkungan. Demikian halnya dengan LED monitor ini diharapkan memberi perubahan terhadap penggunaan energi yang makin hemat dan ramah terhadap lingkungan hidup manusia yang dari hari kehari semakin memburuk. Banyak keunggulan yang dihasilkan oleh LED monitor dibandingkan dengan LCD monitor, diantaranya adalah :

Kemampuan menghasilkan detail gambar yang lebih halus dan lebih sempurna dibandingkan dengan LCD monitor. Selama ini LCD monitor banyak dikeluhkan oleh pengguna komputer yang bekerja sebagai desainer grafis, yaitu kemampuan gambar yang dihasilkan oleh LCD tidak sehalus gambar yang dihasilkan oleh CRT monitor. Nah hal inilah yang diperbaiki oleh LED monitor, sehingga nantinya seorang desainer grafis bisa memilih LED monitor sebagai media kerjanya.

Kedalaman warna yang lebih tinggi dibandingkan LCD monitor sampai hampir mendekati warna aslinya. Kontras Rasio yang cukup tinggi perbandingannya dibandingkan dengan LCD monitor, misalnya sampai dengan 1.000.000 : 1

Tidak menggunakan bahan–bahan yang berbahaya bagi lingkungan, salah satunya tidak lagi menggunakan bahan elektronik yang mengandung mercury. Karena menggunakan LED, dipastikan tidak menghasilkan flicker (kedip) lebih sering (diistilahkan sebagai “flicker free”) Pencahayaan yang dihasilkan oleh LED lebih stabil dibandingan dengan LCD, sehingga kestabilan cahaya dan warna, serta ketajamannya bisa terjaga selama monitor digunakan.

Konsumsi energi yang digunakan lebih sedikit (40 % lebih hemat) dibandingkan dengan LCD monitor yang masih menggunakan lampu fluorescent sebagai pemancar cahaya. Umur lampu LED lebih lama atau mempunyai masa pakai yang lebih lama dibandingkan LCD monitor.

Demikian informasi mengenai monitor, semoga bermanfaat!