Semarang – Dalam kurun waktu satu bulan belakangan ini, warga di sekitar Jomblang Legok dibuat was-was dengan aksi pencuri yang diyakini bisa menghilang. Kamera CCTV sebuah rumah di Jalan Jomblang Sari RT 06 RW 01 Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari pun sempat merekam aksi nekat para pencuri ini.

Dalam tayangan CCTV yang terekam pada tanggal 18 November 2015 lalu tersebut, salah satu pencuri terlihat memajat pagar rumah, sedangkan satu pelaku lainya terlihat menunggu diatas sepeda motor.

Dalam rekaman yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIB tersebut, salah seorang pencuri yang sedang tampak berusaha membuka jendela calon rumah korbanya tersebut sempat lari meninggalkan lokasi saat salah seorang warga memergoki dan meneriaki aksi mereka.

Namun tidak lama kemudian, kedua pencuri nekat ini kembali lagi dan bahkan berhasil membuka jendela dan masuk kedalam rumah. Entah barang apa yang diambil, pelaku pertama terlihat keluar melalui pintu utama dan kembali lagi dengan cara melompat melewati pagar.

Entah nekat atau yakin tidak akan tertangkap, namun yang jelas pencuri itu sangat berani. Jumat (8/1).

Terlebih yang mengejutkan lagi, lanjut Heri, pelaku sempat meneror rumah salah seorang warga yang sempat memergoki dan meneriaki aksi mereka. Pada keesokan harinya, pelaku kembali lagi ke lokasi kejadian, dan kemudian melemparkan batu ke arah jendela milik warga hingga pecah.

Setelah kejadian malam itu, besoknya pelaku datang kembali sambil melempar batu ke kaca jendela warga dan langsung kabur.

Sementara itu, Kapolsek Candisari Semarang, Iptu Dhayita Daneswari saat dihubungi oleh BeritaJateng.net mengatakan siap menindaklanjuti setiap laporan dari masyarakat yang masuk.

Sasaran pelaku memang mengincar rumah-rumah yang pada yang saat itu ditinggal penghuninya keluar. Jumat (8/1).

Menurut Dhayita selama ini pihaknya belum pernah menerima laporan resmi dari warga terkait aksi pencurian yang terjadi di wilayah tersebut.

Untuk laporan resmi belum ada. Jadi yang kemarin itu hanya lewat telepon.

Meski demikian, beberapa anggotanya telah merespon dengan melaksanakan patroli dan menyisir di lokasi kejadian.

Saat itu, para anggota patroli menerima laporan warga pada hari Rabu (6/1) sekitar pukul 21.00 WIB. Anggota Patroli kemudian menyisir lokasi dari malam hingga Kamis (7/1) pagi.

Setelah dilakukan penyisiran, namun upaya tersebut nihil. Pelaku yang sempat dipergoki warga sebelumnya tak berhasil ditemukan.

Setelah dilakukan penyisiran, para anggota patroli tidak mendapati barang apapun dari warga yang hilang. Selain itu juga tidak ditemukan adanya tanda yang memperlihatkan keberadaan pelaku, contoh kunci pintu yang dibobol atau sebuah jendela yang rusak.

Kendati demikian, Dhayita menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mengantisipasi dengan berusaha menyimpang barang-barang yang berharga di tempat yang aman.

Bisa dilakukan dengan mengunci rapat-rapat pintu rumah atau almari yang di dalamnya tersimpan sejumlah barang yang dinilai berharga, terlebih saat penghuni meninggalkan rumahnya. (Bjt02)

Dan bisa dilakukan dengan cara memasang CCTV, karena dengan memasang CCTV dapat meningkatkan keamanan dan mengawasi beberapa tempat yang ada disana dan juga dapat mempermudah untuk menangkap orang jahat.

CCTV Garuda hadir untuk membantu dan memberi solusi untuk warga yang ingin meningkatkan keamanan, dengan paket CCTV murah dan barang berkualitas mulai dari 4 kamera, 8 kamera dan 16 kamera yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Bila Anda tertarik ingin memasang CCTV silahkan hubungi kami CCTV Garuda, atau Anda dapat melihat produk-produk kami bisa klik di website ini  www.cctvgaruda.com

Pencurian di Rumah daerah Jomblang