Munculnya pelaku kriminalitas di daerah Semarang , tepatnya di jalan arteri Soekarno-hatta sungguh meresahkan warga sekitar. Kapolrestabes Semarang , Kombes Djihartono mengungkapkan bahwa jalan Arteri Soekarno-Hatta masih dalam pengawasan ketat. Beliau menghimbau untuk berhati-hati dalam bepergian di daerah rawan.

Jalan arteri Soekarno-Hatta terbilang cukup gelap kalau malam hari, disamping itu jalan sangat panjang dan nyaris tidak ada hambatan. Dengan kondosi seperti itu pelaku criminal seperti perampasan motor yang terjadi akhir-akhir ini semakin memudahkan perampok untuk melarikan diri.

Pihak kepolisian Semarang  akan mengusulkan untuk ditambahnya lampu penerang jalan diperbanyak lagi. Paling tidak jika terdapat banyak lampu akan memperkecil peluang untuk melakukan tindakan criminal. Diduga perampasan yang terjadi di Jalan arteri Soekarno-Hatta semarang bukan karena ulah geng motor, tetapi anak-anak muda yang menenggak minuman keras sehingga mengakibatkan nekat melakukan tindakan criminal.

Mengenai usulan penambahan lampu jalan semestinya perlu juga ditambah kamera pengawas CCTV untuk mengawasi 24 jam di jalan-jalan yang memang rawan tindak kejahatan. Selain bisa menjadi barang bukti , pemgawasan Kamera CCTV juga akan disinyalir untuk meminimalkan seseorang untuk melakukan tindak kejahatan. Jadi seharusnya jalan di arteri Soekarno Hatta Semarang perlu juga dipasang kamera pengawas CCTV.

(tomo)