Komisi B DPRD Surabaya mengharapkan pemasangan CCTV di Kebun Binatang Surabaya (KBS) di tempat tersembunyi.

Hal itu untuk mengantisipasi terjadinya sabotase dari orang yang tidak bertanggung jawab dengan tujuan jahat terhadap Satwa.

"Sekarang ini orang semakin pandai menyiasati keberadaan CCTV, makanya harus diantisipasi faktor keamanan dari terjadinya perusakan CCTV itu sendiri," kata Rusli Yusuf, Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Selasa (14/1/2014).

Oleh karena itu, ujar Rusli, pihaknya meminta tim teknis pemasangan CCTV di KBS cermat dalam menentukan tempat. Terutama mengantisipasi perusakan CCTV atau adanya tindakan sabotase.

"Apalagi ternyata pemasangan CCTV di KBS sempat diprotes oleh sejumlah karyawan yang merasa bukan penjahat tetapi mengapa harus diawasi melalui kamera," kata Rusli.

Di samping itu, tambah Rusli, pihaknya juga telah meminta Direksi PD TSKBS untuk meminta seluruh karyawan KBS menanda tangani Fakta Integritas. Hal itu dilakukan untuk mengukur loyalitas dari karyawan KBS terhadap pengelolaan oleh Pemkot Surabaya melalui PD TSKBS.

"Jika ada karyawan menolak menanda tangani fakta integritas itu ya diambil tindakan tegas dikeluarkan saja dari KBS, itu semua untuk mengatasi konflik yang berkepanjangan di KBS meski sudah diambil alih Pemkot Surabaya," tutur Rusli.